Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli atas tragedi kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua,sehingga banyak warga kawanua yang tinggal di Wamena masih berada di pengungsian. Dan bantuan dari Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Provinsi Sulut telah tiba di Sentani.
Hal itu di katakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, kepada wartawan. Jumat (4/10/2019).
“Kadis Sosial dan Kaban PBD bersama tim dari Provinsi. saat ini sudah tiba di Sentani, dan tim pun sudah bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga di pengungsian.”Ujar Bupati ROR.
Bupati ROR menuturkan sebagai sesama yang senasib sepenanggungan, apa yang diharapkan warga Minahasa di Wamena akan dijawab oleh Pemkab Minahasa bersama Pemprov.
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
- Debit Air Menurun, Wawali Sendy Pantau Penyaluran 8.000 Liter Air Bersih di Tomohon
“Semoga kita harapkan tidak ada hal – hal yang mengkhawatirkan di sana. Tapi masyarakat Papua dan aparat menjamin keamanan mereka, juga ada keterlibatan dari kerukunan keluarga kawanua,” Ujar Bupati ROR.
Perihal jumlah warga kawanua, menurut ROR, masih akan diinventarisir.
“Sebab ada yang sudah di Jayapura, ada yang masih di Wamena,” Tuturnya. (Ronny Rantung)







