Tondano – Pemerintah Kabupaten Minahasa sangat peduli atas tragedi kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua,sehingga banyak warga kawanua yang tinggal di Wamena masih berada di pengungsian. Dan bantuan dari Pemkab Minahasa bersama Pemerintah Provinsi Sulut telah tiba di Sentani.
Hal itu di katakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi, kepada wartawan. Jumat (4/10/2019).
“Kadis Sosial dan Kaban PBD bersama tim dari Provinsi. saat ini sudah tiba di Sentani, dan tim pun sudah bisa berkomunikasi dengan saudara dan keluarga di pengungsian.”Ujar Bupati ROR.
Bupati ROR menuturkan sebagai sesama yang senasib sepenanggungan, apa yang diharapkan warga Minahasa di Wamena akan dijawab oleh Pemkab Minahasa bersama Pemprov.
- Hadiri Rapat Koordinasi, Bupati Michael Thungari Suarakan Kekhawatiran Terhadap Kondisi Layanan Komunikasi Di Sangihe
- Wabup Djira : Penerapan SRIKANDI Dukung Terwujudnya Morut SCS
- PLN Hadirkan Listrik Andal Sukseskan Lomba Masamper “Oikumene Bermazmur” di Sangihe, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya dan Kebersamaan
“Semoga kita harapkan tidak ada hal – hal yang mengkhawatirkan di sana. Tapi masyarakat Papua dan aparat menjamin keamanan mereka, juga ada keterlibatan dari kerukunan keluarga kawanua,” Ujar Bupati ROR.
Perihal jumlah warga kawanua, menurut ROR, masih akan diinventarisir.
“Sebab ada yang sudah di Jayapura, ada yang masih di Wamena,” Tuturnya. (Ronny Rantung)








