Minahasa-Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, dibawa kepemimpinan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi MM MAP (ROR-RD), untuk meningkatkan investasi terus mengalami kemajuan.
Data yang diperoleh dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Kabupaten Minahasa, realisasi investasi untuk semester 1, tahun 2023, telah mencapai 77,54 persen, atau menyentuh Rp 55.640.974.514 Miliar.
Bahkan, capaian realisasi investasi Januari-Juni tersebut, nyaris menyentuh target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yakni Rp 70 Miliar.
Kepala DMPTSP Minahasa, Mekry Sondey SE, mengatakan bahwa data realisasi tersebut, didapat melalui aplikasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pelaku usaha khusus kategori menengah dan tinggi. Sedangkan untuk usaha mikro tidak wajib melaporkan kegiatan usahanya.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
“Untuk itu, kami sangat berharap adanya kerjasama dari para mitra pelaku usaha, agar aktif melaporkan semua kegiatan usahanya lewat aplikasi LKPM,” kata Sondey kepada media ini, Rabu (02/08/23).
Sondey meyakini bahwa pada semester 2 nanti, target yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, akan tercapai bahkan lebih.
Dirinya juga mengatakan, jika ada kendala saat melapor di aplikasi LKPM, segera memberitahukan ke DMPTSP Minahasa, agar supaya bisa langsung ditindaklanjuti.
“Kalau memang ada kendala saat melapor di aplikasi LKPM, segera datang langsung di kantor pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Minahasa, saat jam kerja berlangsung,” saran Sondey(***)





