Manado – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin rapat bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado, untuk membahas berbagai hal soal Pendapatan Daerah termasuk Realisasi Pajak di Kota Manado.
Rapat tersebut di hadiri Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Kepala Bapenda Harke Tulenan, dan Sekretaris Bapenda serta para Kepala Bidang, bertempat di ruang kerja Walikota, Jumat (28/05/2021).
Pada kesempatan itu, Walikota Andrei menanyakan beberapa hal berkenaan dengan Realisasi Pajak, Kendala-kendala yang dihadapi dilapangan dan lain sebagainya.
Dari hasil pembahasan Pajak Hotel dan Restoran masih menjadi andalan untuk Pajak di Kota Manado.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Ada beberapa Hotel dan Restoran yang belum membayar Pajak dikarenakan ada bulan-bulan tertentu yang masih ‘bolong’ atau belum sempat membayar Pajak.” Ujar Harke.
Ikut di bahas adalah soal PBB serta NJOP baik NJOP Bumi dan NJOP Bangunan termasuk membahas Zona nilai tanah, dan Boulevard II, Ringroad dan Perumahan ikut dibahas pengenaan Pajaknya.
“Harus ada kiat-kiat dan upaya meningkatkan pendapatan,” tegas Walikota Andrei.
Pembayaran Pajak yang baik dari masyarakat dan akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang baik untuk kepentingan masyarakat. (JM)








