Minsel-Salah satu wartawan senior Herman Marentek akhirnya menolak jabatan sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Minahasa Selatan bentukan Maemosa setelah mengetahui adanya ketidak jelasan organisasi PWI “liar” tersebut.
Diketahui bahwa beberapa hari yang lalu, Maemosa Cs telah menyerahkan mandat Plt Ketua PWI Minsel kepada Herman Marentek di salah satu tempat makan di kawasan pantai alar Amurang pada malam hari.
Kepada wartawan media ini, Marentek menyampaikan ini sangat berat dan saya dengan penuh kejujuran mundur dan menolak mandat tersebut yang diserahkan oleh Maemosa di dampingi Ardi dan Adrianus P, yang diketahui keanggotaannya telah dicabut oleh PWI Pusat.
Setelah mempelajari keabsahan dari pada organisasi PWI bentukan Maemosa akhirnya Herman Merentek yang telah dimandatkan sebagai Plt Ketua PWI Minsel, menyatakan diri untuk menolak dan tidak ikut bergabung dengan PWI Maemosa.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
“Saya masih tetep di organisasi yang saya pegang saat ini dan saya menolak masuk ke ruang organisasi PWI Maemosa” tegas Marentek.
Merentek juga menambahkan bahwa ia lebih memilih untuk menjaga keutuhan persahabatan antara jurnalis di Minsel, karena sejauh ini kami masih bergandengan tangan.(onal_m)








