Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam hal ini Walikota, DR. Ir. GS Vicky Lumentut,SH, M.Si, DEA dan Wakil Wali kota, Mor D Bastian beserta jajaran instansi terkait lainnya, dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (2019) terus dilakukan.

Berbagai program baik bersifat sosialisasi pengedukasian kepada masyarakat terkait protokol kesehatan, yang diikuti dengan tindakan nyata pun telah dan sementara dilaksanakan oleh Pemkot Manado.

- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Salah satu tindakan yang diambil pasca ditetapkan salah satu kluster baru pinasungkulan, yang terkonfirmasi adanya peningkatan kasus covid-19 di area pasar pinasungkulan.
Maka Walikota GSVL langsung bertindak melakukan rekayasa pasar pinasungkulan, setelah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado dan PD Pasar kota Manado.

Untuk memastikan pelaksanaan rekayasa pasar berjalan lancar. Walikota GSVL, melakukan peninjauan langsung ke lokasi rekayasa pasar pinasungkulan, Rabu,(03/06), pagi tadi.
“Hari ini saya melakukan peninjauan rekayasa pasar pinasungkulan, sambil memastikan apakah apa yang telah kita atur selama ini baik itu penjagaan jarak, pengecekan suhu tubuh dan pakai masker apakah berjalan lancar,”kata Walikota GSVL.

Selain itu, Ketua Apeksi ini juga melakukan pengecekan kesiapan para petugas medis di Puskesmas.
“Saya juga melakukan pengecekan kesiapan rekan-rekan petugas di puskesmas, yang memantau terus hasil rapid test karena ada beberapa hasil swab menunjukkan hasilnya positif dan itu harus dibawa ke rumah sakit untuk di isolasi,” ucap Walikota GSVL. (*/JM)








