Bitung-Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan (ODSK) turut membagikan KT dan KIA secara gratis kepada ratusan siswa SMK N 2 Bitung.
Kandouw menyampaikan berbahagialah siswa yang bersekolah di SMK, sebab menurut fakta yang cepat mendapatkan pekerjaan dengan latar belakang pendidikan vokasi.
Hal disampaikan langsung Kandouw pada kegiatan Optimalisasi Dokumen Strategis Kependudukan Melalui Pembuatan Dokumen Administrasi Kependudukan Massal antara lain KTP-el, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Selasa (17/10/2023).
Menurut Kandouw usia 17 Tahun menurut hukum Indonesia, individu sudah mandiri bisa membuat perjanjian hukum.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Jaga baik-baik tindak tanduk saudara, adik adik harus lebih berhikmat dengan status yang baru termasuk berhubungan. Selamat dengan status yang baru, selamat dengan tanggung jawab yang baru, selamat dengan mimpi anda. Mimpinya menjadi orang berguna, sukses berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsa,” sebutnya.
Kandouw kemudian mengimbau kepada para siswa untuk belajar dengan baik dan sesuai pasion.
“Jadi memang betul-betul pendidikan vokasi sangat di anak emaskan, belajar dengan sungguh-sungguh,” imbaunya.
Di akhir kegiatan Kandouw memberikan sebanyak lima buah sepeda kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan.
Diketahui jumlah siswa SMK N 2 Bitung sebanyak 2.183, berumur 17 tahun atau lebih 859 siswa, sudah memiliki KTP 450 dan yang belum 405, serta jumlah guru berjumlah 136. (*)






