MORUT– Polres Morowali Utara (Morut) mengungkap 28 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang bulan Januari hingga April tahun 2021 dengan barang bukti 56,51 gram, ganja sintetis 1,32 gram dan obat terlarang THD 182 butir.
Demikian disampaikan Kapolres Morowali Utara, AKBP Bagus Setiyawan SH, SIK,MH kepada sejumlah media online dan cetak.bertempat di Mako Polres Morowali Utara, Rabu, (28/04/2021).
Dalam 28 kasus tersebut, Satresnarkoba Polres Morut menetapkan 24 orang sebagai tersangka, 5 orang diantaranya perempuan.
“Jumlah tersangka yang diamankan 24 orang, 19 laki-laki, 5 perempuan,” ujar Kapolres didampingi Wakapolres, Kompol Asjik, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim serta PJU Polres lainnya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Kata AKBP Bagus, para terduga pelaku diamankan disejumlah kecamatan di Kabupaten Morut, yakni Kecamatan, Petasia Timur, Petasia, Mori Atas, Lembo dan Kecamatan Lembo Raya.
Januari-april ada 8 tersangka yaitu 5 laki-laki dan 3 perempuan dan juga Barang bukti yang disita adalah sabu dengan berat 10,94 gram. Dan TKP 2 di Petasia Timur 3 di Petasia dan 1 di Mori Atas. Dengan jumlah tersangka 13 orang, 11 laki-laki dan 2 perempuan. Barang bukti yang diamankan itu adalah sabu seberat 18,38 gram yang mana TKP nya juga ada 3 kecamatan. Yang pertama Petasia, Lembo raya dan Lembo.
Para tersangka disangkakan pasal 112 ayat (1) dan pasal 132 ayat (1) dan 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.(Johnny)







