Morut – Hasil putusan Sengketa Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Morowali Utara tahun 2020 menemui babak baru.
Di mana hasil putusan MK memutuskan penyelenggaraan PSU di 3 TPS diantaranya : TPS 01 Desa Peboa Kecamatan Petasia Timur, TPS 01 Desa Menyoe Kecamatan Mamosalato dan TPS di PT. ANA (PT.Agro Nusa Abadi) di Kecamatan Petasia Timur.
Menanggapi hal tersebut, Polres Morowali Utara siap mengamankan jalannya PSU di tiga TPS tersebut.
“Kami akan menurunkan lebih kurang 600 personel pengamanan gabungan baik dari personel Polres Morowali Utara, personel BKO Brimob dan Personel Dit Samapta Polda Sulteng serta perbantuan dari personel TNI.” Ujar Kapolres AKBP Bagus Setiyawan.S.H., S.I.K., M.H. Senin (29/3/2021).
- Bupati FDW Bersama Forkopimda Hadiri Ibadah Pemakaman Almarhum Farry Repi dari Keluarga Repi-Sangkoy di Ranomea
- “Viral Baliho Osco Kuasai Ruas Jalan Tomohon, Juru Bicara: Murni Dukung TIFF 2026, Bukan Agenda Politik”
- DPD LPM Kota Tomohon Dukung Pergelaran Seni Budaya, Siap Jadikan Menara Alfa Omega Panggung Kreativitas Seniman Lokal
“Kami juga harap partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat agar turut membantu dalam menjaga situasi agar tetap kondusif demi kelanjutan Pemerintahan di Kabupaten Morowali Utara yang kita cintai ini,” harap Kapolres.
Kapolres juga mengharapkan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang baik di lingkungan masyarakat maupun di media sosial yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas jelang PSU.
” Saya harap warga bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah menyebarkan berita atau informasi yang belum tentu kebenarannya, apalagi mengandung ujaran kebencian serta hasutan di media sosial utamanya,” Tutup Kapolres. (Johnny)






