Gorontalo – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo akan menyalurkan kurang lebih 1200 ton beras kepada masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, Sabtu (17/7/2021).
Bantuan tersebut merupakan program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang disalurkan melalui Polda.
“Kita akan menyalurkan bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial dan sore ini akan kita distribusikan ke masyarakat yang berhak menerima,” kata Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Akhmad Wiyagus pada apel pelepasan bantuan sosial tunai dari Kemensos di lapangan Mapolda Gorontalo.
Kapolda mengatakan penyaluran bansos merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat di masa pandemi ini. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat yang terdampak secara langsung maupun secara tidak langsung.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Penyaluran juga tidak terlepas dari peran bulog sehingga distribusi ini bisa berjalan dengan secepatnya dan bisa diterima oleh masyarakat yang terdampak akibat pemberlakuan PPKM Mikro di Provinsi Gorontalo,” tambah Kapolda.
1.200 ton beras ini akan disalurkan kepada 120.759 KPM yang terdampak PPKM Mikro di Provinsi Gorontalo. Setiap KPM akan menerima sebanyak 10 kg beras.
Turut hadir pada apel pelepasan bantuan sosial, Gubernur Gorontalo yang diwakili Sekretaris Daerah Darda Daraba, Kepala Bulog Sub Divre Gorontalo Munafri Syamsudin, perwakilan BPBD serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo. (***)







