SULUT – Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni menerima audiensi dari Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Arbonas Hutabarat yang berlangsung di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2020).
Dalam pertemuan yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ini, Pjs Gubernur Fatoni mengapresiasi peranan BI dalam memajukan perekonomian Sulut.
Menurutnya, pencapaian positif ini tak terlepas dari sinergitas pemerintah daerah dan BI dalam mengoptimalkan pembangunan daerah di tengah pandemi Covid-19 termasuk lewat TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Provinsi Sulut.
Dirinya juga berpesan agar berbagai kebijakan yang dibahas di pusat dapat diterapkan BI di Sulut. “Kalau di pusat serius, di daerah juga harus serius,” ujarnya.
- Antisipasi Dampak El Nino, Pemprov Sulut Keluarkan Surat Edaran, Instruksikan ASN Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Kebakaran
- Lima Hari Jelang TOF, 34 Float TIFF 2026 Masuki Finishing; Serap 600 Tenaga Kerja Lokal
- Hoaks, Beredar Rekaman Mengatasnamakan Sekdaprov Tahlis Gallang, Masyarakat di Minta Jangan Mudah Percaya
Disamping itu, Fatoni juga memberikan apresiasi terhadap dukungan BI dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai aksi pemerintah untuk melindungi masyarakat miskin dan mendukung dunia usaha (kecil, menengah, korporasi), BUMN dan perbankan untuk bertahan dan bangkit dari tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Ia pun meminta BI terus mensosialisasikan program PEN kepada masyarakat Sulut. “Kami ingin penyaluran dana PEN harus disosialisasikan agar masyarakat tahu,” lanjutnya.
Adapun audiensi turut dihadiri Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Gammy Kawatu. (*/JM)






