Tahuna– Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar jenjang SMP yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (2/4/24) di Tahuna Beach Hotel turut dihadiri Penjabat Bupati Kabupaten kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan.
Penjabat Bupati Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimtek tersebut mengatakan, dunia pendidikan saat ini mengalami lonjakan perubahan yang sangat pesat. “Guru harus mampu mengelola sumber daya yang ada untuk dapat mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi” ungkap Tamuntuan.
Tamuntuan menjelaskan bahwasannya Kurikulum sangat mempengaruhi kecepatan dan metode pembelajaran yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, dalam kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial perkembangan karakter dan kompotensi. “Bimtek implementasi kurikulum merdeka jenjang Sekolah Menengah Pertama ini dilaksanakan untuk menciptakan efektifitas,efisiensi dan hasil yang optimal daru penerapan kurikulum merdeka” jelas Tamuntuan.
Tamuntuan berharap, melalui Bimtek kurikulum merdeka ini kiranya dapat meningkatkan kompetensi bagi satu pendidikan dalam upaya proses belajar mengajar. “Sehingga memperoleh pencapaian yang maksimal serta terciptanya transformasi pembelajaran yang berorientasi pada murid”Tutup Tamuntuan.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
Sesuai laporan awal yang disampaikan Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pendidikan SMP, Maydelson Dally, gelombang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 25-27 Maret 2024 lalu dengan jumlah peserta sebanyak 140 orang dan untuk bimtek gelombang kedua diikuti sebanyak 98 orang dan gelombang ketiga rencananya akan digelar pada tanggal 4-6 April 2024 yang nantinya diikuti oleh 94 orang peserta. (Yoss)








