MANADO – Jika dipercayakan masyarakat untuk memimpin Kota Manado, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Saafa (Sonya-Syarif) memastikan kepala lingkungan atau ‘Pala’ akan dipilih langsung masyarakat.
Pasalnya, sistem penetapan kepala lingkungan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini tidak demokratis. Dimana, Pala diangkat pemerintah melalui seleksi yang dilakukan setiap tahun.
“Kalau Sonya-Syarif memimpin Manado, dimasa pemerintahan kami, kami tidak akan intervensi soal siapa yang akan menjadi kepala lingkungan. Karena kepala lingkungan kedepan dipilih langsung oleh masyarakat,”tegas Cawali SSK.
Menurutnya, jika kepala lingkungan dipilih masyarakat, maka tanggung jawab kerja seorang ‘Pala’ ada ditangan masyarakat.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Kalau ‘Pala’ dipilih masyarakat, maka ada beban moril dan tanggung jawab besar bagi seorang ‘Pala’ untuk bekerja bagi masyarakatnya,”tandas wanita pengusaha yang telah go internasional itu.
Sementara, calon Wawali Bung Syarif menambahkan kepala lingkungan yang dipilih masyarakat akan lebih fokus bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Tidak ada lagi intervensi ‘Pala’ apalagi menekan masyarakat untuk kepentingan tertentu.
“Kalau masyarakat yang pilih, otomatis seorang kepala lingkungan akan lebih fokus bagaimana mensejahterakan warganya. Tidak akan terjadi.seperti sekarang ini dimana Pala dijadikan alat kekuasaan untuk kepentingan tertentu,”tukas Bung Syarif.
Olehnya, pungkas pria low profil yang murah senyum itu, Sonya-Syarif akan meniadakan sistem seleksi ‘Pala’ oleh Pemkot Manado serta mengembalikan otoritas demokrasi kepada masyarakat untuk memilih sendiri pemimpin di lingkungannya.(*)








