Bitung-Proyek pembangunan laboratorium kesehatan di kota Bitung, tahun anggaran 2025, dengan total anggaran mencapai Rp12.723.244.247, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dikerjakan oleh CV Gianvic Star, saat ini sudah masuk pada tahap perpanjangan ke 2.
Namun menurut informasi, meski masa waktu perpanjangan ke 2 sudah hampir berakhir, namun pekerjaannya belum juga selesai. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr Piter Lumingkewas, M. Kes yang dikonfirmasi Rabu, (20/5/2026) mengakui jika pekerjaan belum tuntas 100 persen.
“Nanti saya cek PPK. Tapi, hari Jumat yang lalu saya cek , mereka sementara rakit pintu dan jendela di lokasii. Plafond hampir selesai dan lantai tinggal bagian yang bagian epoxy, yang menurut pelaksana, yang trakhir dibuat serta pembersihan. Sehingga jika bagus kerjanya, harusnya akhir Mei bisa selesai,” jelas Lumingkewas.
Lanjut dikatakannya, untuk masa perpanjangan ke 2 ini memang akan selesai diakhir bulan Mei ini. Oleh karena. Itu, pihaknya berharap kontraktor bisa menyelesaikan tepat waktu.”Perpanjangann ke 2 memang akan selesai diakhir Mei ini. Kalau mereka kerja bagius, bisa tepat waktu,” jelasnya.
- Joune Ganda : LTF Harus Tinggalkan Dampak, Bukan Sekadar Ramai Saat Festival
- Festival Koor Manado 2026 Resmi Diluncurkan, Wawali Richard Sualang: Optimalkan Potensi Manado Sebagai Kota Kreatif
- Buka Akses dan Tumbuhkan Ekonomi Desa Ambara: PLN UP3 Gorontalo Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Usaha Tani
Menanggapi akan hal ini, pemerhati pemerintahan dan kemasyarakatan, Audy Amir mendesak DPRD Kota Bitung segera bentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri penyebab keterlambatan pembangunan tersebut. Menurut Amir, DPRD yang memiliki fungsi pengawasan harus mengambil langkah tegas.
“Permasalahann pembangunan ini harus mendapat perhatian dari DPRD. Sudah saatnya ini bentuk Pansus, untuk menelusuri permasalahannya dimana. Ini sudah dua kali perpanjangan tapi ternyata belum juga selesai,” tegasnya.
Sementara itu, pihak kontraktor yakni CV CV Gianvic Star, melalui direkturnya, Mieke Lahope yang dikonfirmasi lewat nomor whatsappnya, tidak menjawab meski terdengar nada masuk. Demikian halnya dihubungi lewat pesan singkat tidak ditanggapi. (hzq)






