Sulut-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Minahasa, Rabu (21/06/2023).
Kunjungan ini dilaksanakan untuk memperkuat pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kabupaten Minahasa.
Pada kesempatan itu, Kaper BKKBN bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Minahasa Dra. Meitha Agouw mengunjungi beberapa anak stunting di Desa Talikuran Utara, Kecamatan Kawangkoan Utara dan Desa Kaima, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, di dampingi oleh Satgas PPS Kabupaten Minahasa, Sekretaris Kecamatan Remboken Drs. Roland Kauangan, Sekretaris Desa Kaima Bapak Army Kindangen dan jajarannya.
Selain memberikan informasi dan edukasi terkait stunting lewat dialog dengan orang tua dan keluarga anak-anak stunting, sekaligus diberikan juga makanan tambahan gizi berupa beras dan telur.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Pemberian makanan tambahan gizi ini termasuk intervensi gizi spesifik atau langsung yang diberikan kepada balita 6-59 bulan yang diharapkan dapat meningkatkan berat badan dan produktivitas dari balita,” Ujar Tandaju.
Hal ini tentunya tambah Tandaju, perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, baik kepada balita stunting maupun kepada keluarga dengan resiko stunting.
Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 mencatat prevalensi stunting di Kabupaten Minahasa sebesar 16,5 persen, yang sudah berada di bawah rata rata Provinsi yaitu 20,5 persen, namun masih perlu terus menjadi perhatian bersama demi mencapai target nasional 14 persen di tahun 2024. (*/J.Mo)






