Minsel-Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., melaksanakan pertemuan strategis dengan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, bertempat di Ruang Webinar Lantai 2 Kantor Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Rabu (03/06/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kapasitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Amurang, khususnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan kapasitas rumah sakit daerah sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Melalui koordinasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, RSUD Amurang, dan RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, diharapkan kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Minahasa Selatan semakin meningkat. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
Dalam kesempatan tersebut, Bupati FDW diterima langsung oleh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS. Turut hadir mendampingi, dr. Yune Laukati, MARS., selaku Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian; Dr. Erwin Sondang Siagian, S.STP., M.Si, selaku Direktur Layanan Operasional; serta jajaran manajemen RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.
Bupati Minahasa Selatan turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan, dr. Wiwin Opod, M.K.M., serta Direktur RSUD Amurang, dr. Limbert Reinhard Lepa. (*Onai)








