Minut-Memperingati Hari Kematian Yesus Kristus, Bupati Joune Ganda bersama Istri tercinta Rizya Ganda-Davega mengikuti Ibadah Jumat Agung di Gereja GMIM Rut Suwaan. Jumat, (07/04/2023).
Ibadah Jumat Agung dipimpin Ketua Sinode GMIM, Pdt Hein Ariana, STh, MTh.
Dalam suasana peribadatan yang khusuk, Bupati JG dan Istri mengikuti perjamuan kudus bersama Gubernur Olly Dondokambey juga istri tercinta Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan dan dilayani Pdt. Hein Ariana serta pelayan khusus (pelsus) yang ada.
Memaknai Hari Kematian Yesus Kristus, Bupati JG mengatakan, Jumat Agung merupakan salah satu hari suci bagi umat Kristiani dimana Yesus menyerahkan nyawanya untuk menyelamatkan umat manusia.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
“Jumat Agung menjadi salah satu rangkaian sakral bagi umat Kristiani yang menjadi peringatan wafatnya Yesus Kristus yang jatuh pada hari Jumat”, ujar orang nomor satu di Minahasa Utara tersebut.
Baginya, makna Jumat Agung bagi umat Kristiani adalah pengampunan dari Tuhan, sedangkan penyaliban Yesus Kristus merupakan bentuk cintanya pada semua umat manusia dengan mengampuni dosa mereka.
“Yesus telah menunjukkan betapa pentingnya kasih bagi kehidupan. Ia senang membantu dan mengasihi orang yang ada di sekitarnya. Bahkan, ia berdoa kepada Allah untuk mengampuni semua yang menganiaya dan membunuhnya,” ungkapnya.
Ditambahkannya, melalui Peringatan Jumat Agung sebaiknya kita saling mengampuni dan mengasihi satu sama lainnya, karena dosa kita telah ditebus dengan kematian Yesus Kristus, dan biarlah kita tetap taat sesuai dengan ketetapan Firman Tuhan. (*/T3)








