Morut – Pemerintahan Delis-Djira (DIA) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), memberikan perhatian yang cukup signifikan dalam membangun dan memperbaiki jalan darat ruas Desa Lemo ke Salubiro, di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morut.
Kepala Dinas (Kadis) PUPR Morut, Destuber Matoori, yang dikonfirmasi sejumlah media, Jumat (11/10/2024), menjelaskan, dari tahun pertama Delis-Djira memimpin Morut sejak 30 April 2021, setiap tahun ada alokasi dana untuk perbaikan jalan di ruas tersebut.
Tahun 2021, ada alokasi dana APBD murni untuk pemeliharaan jalan antara Lemo-Uempanapa-Lemowalia, dilanjutkan 2022 peningkatan jalan (pengapalan) dari Lemo Baru-Uempanapa dan Uempanapa-Karawasa atas yang kini sudah dinikmati masyarakat. Dananya cukup besar, bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Lalu 2023, dialokasikan lagi pemeliharaan jalan antara Karawasa Atas ke Lemowalia dan Lemowalia-Salubiro dari APBD murni, untuk menangani titik-titik yang sangat berat kerusakannya.
Sementara itu, pada 2024 ini, sedang dikerjakan peningkatan jalan ruas Karawasa Atas ke Lemowalia dengan dana APBD murni, yang dilaksanakan secara swadaya bersama Kodim 1311/Morowali lewat program Karya Bakti.
“Mudah-mudahan, kalau cuaca mendukung, pekerjaan jalan ini sudah selesai dengan konstruksi akhir urugan pilihan (urpil), serta sejumlah gorong-gorong. Tapi di 2025 nantinya, sudah teralokasi lagi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk mengaspal jalan Karawasa Atas ke Lemowali tersebut,” jelas Destuber Matoori.
Sedangkan ruas Lemowalia-Salubiro, hingga 2024 ini, masih ditangani dengan dana pemeliharaan. Baru akan digenjot peningkatannya secara maksimal di 2025 nantinya.
” Ruas Uempanapa-Lemowalia harus ditangani lebih dahulu dengan maksimal, baik badan jalan maupun jembatan dan gorong-gorong, agar mudah mengerahkan peralatan dan material saat menangani ruas Lemowalia-Salubiro,” ujarnya. (RoMa/PUPR/NAL)









