Tahuna – Mengingat pentingnya vaksinasi dosis III Booster,Dinas Kesehatan Daerah Sangihe lakukan berbagai terobosan mulai dari Pendataan ASN dan THL lingkup Pemkab Sangihe sampai ke wilayah , bekerjasama dengan TNI ,Polri untuk pelaksanaan vaksinasi dan tokoh Agama guna menghimbau masyarakat tentang pentingnya vaksinasi booster.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Sangihe dr.Handry Pasandaran mengatakan ,pihaknya telah melaksanakan pendataan ke ASN dan THL lingkup Pemkab Sangihe dari kabupaten sampai kewilayah.
“Seluruh ASN dan THL lingkup Pemkab Sangihe akan kami data mana-mana yang sudah dan mana yang belum divaksin dosis III Booster” ujar Pasandaran.
Pasandaran juga mengungkapkan dari data dan media nasional dimana kembali merebaknya kasus covid 19 dipulau jawa,tidak menutup kemungkinan akan diberlakukanya kembali pembatasan aktifitas termasuk pelaku perjalanan keluar dan masuk Kabupaten Sangihe.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
“sesuai laporan Satuan tugas covid 19 pusat bahwa setiap hari adanya peningkatan yang signifikan ,sehingga pemerintah melihat dengan peningkatan kasus ini maka pemerintah melakukan pembatasan,dimana setiap pelaku perjalanan harus menunjukan bukti telah divaksin booster ” ungkap Pasandaran.
Menurutnya jika belum divaksin booster dan melakukan perjalanan ke kota-kota besar, kemungkinan adanya resiko tertular virus Covid 19. (Yoss)








