Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak,CA, di damping Sekretaris Daerah Ir. H.V. Lolowang, M.Sc, meninjau di RSUD Anugerah Tomohon kaitan dengan penilaian SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit ) yang di laksanakan mulai sejak tanggal 12 hingga 14 Juni 2019.
Tim Surveior KARS ( Komisi Akreditasi Rumah Sakit ) dr. Hanun Ernatyyaswati, MARS selaku Ketua Surveior Akreditasi, dr. Gerald Mario Semen, SP. KJ dan Yana Zahara, S.Kep, M.Kep.
Sekot Lolowang berharap hasil penilaian dari tim akreditasi ini bisa mendapatkan hasil yang baik. Target kita adalah mendapatkan penilaian Paripurna yang adalah tingkat tertinggi dari hasil penilaian. Tingkatannya adalah Tingkat Dasar, Tingkat Madya, Tingkat Utama dan Tingkat Paripurna.
“Pemerintah akan terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tomohon dalam hal pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Anugerah Tomohon ini seperti kenyamanan, kebersihan, dan pelayanan yang prima dan BPJS Kesehatan,” ucap Sekot Lolowang, Rabu (12/06/19).
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
Adapun 15 kriteria penilaian yaitu :
1.Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)
2.Hak Pasien Dan Keluarga (HPK)
3.Pendidikan Pasien Dan Keluarga (PPK)
4.Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien (PMKP)
5.Millenium Development Goals (MDGS)
6.Akses Ke Pelayanan Dan Kontinuitas Pelayanan (APK)
7.Asesmen Pasien (AP)
8.Pelayanan Pasien (PP)
9.Pelayanan Anestesi Dan Bedah (PAB)
10.Manajemen Penggunaan Obat (MPO)
11.Manajemen Komunikasi Dan Informasi (MKI)
12.Kualifikasi Dan Pendidikan Staf (KPS)
13.Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI)
14.Tata Kelola Kepemimpinan (TKP)
15.Manajemen Fasilitas Dan Keselamatan (MFK)
Hadir juga mendampingi Walikota Eman, Kadis Kesehatan dr. Deesje Liuw, M. Biomed serta jajaran, Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr. Petrus Bororing serta seluruh jajaran RSUD. (Oma)






