Tomohon-Dalam pernyataannya, pengamat politik dan pemerintah Kota Tomohon, Boaz Wilar, mengingatkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Miky Wenur – Cherly Mantiri, untuk tidak mempolitisasi isu bantuan sosial untuk lansia.
Ia menegaskan, narasi yang dikembangkan bahwa program tersebut merupakan warisan dari Wali Kota sebelumnya, Jimmy Eman, tidaklah akurat.
Menurut Wilar, program tersebut adalah hasil perjuangan Wali Kota Caroll Senduk.
Wilar juga menyoroti bahwa klaim tersebut kontra produktif dalam menghadapi Pilkada, mengingat Partai Golkar sebelumnya hanya menyetujui anggaran untuk 1.623 lansia, dari usulan 14.000 penerima bantuan.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Ia menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap narasi politik yang mengaburkan fakta program tersebut, dan menekankan bahwa pemerintah ke depan akan lebih memperhatikan kesejahteraan lansia tanpa kecuali.(*/Br)





