Kepala Bapelitbang Manado DR Liny Tambajong
Manado – Pemerintah Kota Manado memacu revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), agar tidak menghambat investor untuk masuk di Kota Manado.
Kepala Bapelitbang Manado DR Liny Tambajong menjelaskan, sejak awal tahun pemerintah sudah memacu pembahasan revisi Perda RTRW. Pekan lalu Pemerintah Kota Manado selesai pembahasan kajian-kajian dengan instansi vertikal di Kota Manado.
“Setelah itu tinggal menunggu perampungan berdasarkan kajian-kajian. Contohnya kajian banjir dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” ujar Kaban Liny.
- Buntut Tidak Paham Pemuatan Hak Jawab, Oknum Wartawan Minsel Terancam Dicabut KTA PWI
- Komisi I DPRD Sulut Pertanyakan Program Di Dinas PMD Terkait Fasilitas Penetapan Dan Penegasan Batas Desa
- Wagub Victor Mailangkay Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda
Dijelaskan, sekarang Rancangan Perda RTRW sedang dirapikan Bagian Hukum. Kalau sudah selesai bakal dibuat permohonan untuk dimasukkan di DPRD untuk dibahas. “Karena target kami pertengahan April sudah dibahas di DPRD,” jelasnya.
Lanjutnya, setelah mendapatkan persetujuan DPRD akan dibahas di provinsi. Setelah mendapatkan persetujuan Provinsi akan dibahas di pusat untuk mendapatkan persetujuan substansi.
Dia juga mengakui, investor berinvestasi di Kota Manado menunggu Perda RTRW. “Karena mereka takut jangan sampai salah berinvestasi karena tidak sesuai RTRW. Contoh dulu di Mapanget lahan pertanian sekarang sudah berubah statusnya menjadi kota baru. Itu juga yang disesuaikan,” pungkasnya. (*)








