Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem pada Rabu (3/12/2025), menyusul prakiraan hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pukul 09.36–11.30 WITA.
Sejumlah kecamatan diproyeksikan terdampak, sehingga pemantauan dan respons cepat di tingkat desa diminta diperketat.
Berdasarkan informasi cuaca terbaru, kondisi berpotensi meluas ke Kecamatan Wori, Dimembe, Likupang Barat, Talawaan, Kalawat, dan Likupang Selatan. Pemerintah daerah menilai situasi ini memerlukan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah hingga masyarakat.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE, MAP, MM, M.Si menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk pemerintah desa dan kelurahan, untuk aktif melakukan antisipasi dan memastikan jalur komunikasi penanganan bencana berjalan tanpa hambatan.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
“Kami mengimbau agar para kepala desa dan kumtua meningkatkan kewaspadaan, melakukan pencegahan dini, serta menyampaikan laporan situasi secara cepat dan faktual,” tegas Bupati Joune Ganda yang juga menjabat Sekjen Apkasi.
Ia turut meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta memanjatkan doa agar Minahasa Utara terhindar dari bencana akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil.
Informasi ini dirilis oleh Dinas Kominfo Minahasa Utara sebagai bentuk peringatan dini agar masyarakat dapat mengambil langkah pengamanan sejak awal. (T3/*)







