Minut- Kabupaten Minahasa Utara kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) berhasil meraih nilai tertinggi dengan predikat “A” dalam Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Tahun Anggaran 2023, yang diukur pada tahun 2024. Pencapaian ini diumumkan melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.3.372 Tahun 2024.
Prestasi ini semakin membanggakan karena Minahasa Utara berada dalam kelompok daerah dengan kategori “Sedang” pada Kemampuan Keuangan Daerah, namun berhasil unggul berkat pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
IPKD sendiri mengukur kualitas tata kelola keuangan daerah berdasarkan enam dimensi utama, yaitu:
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran. Pengalokasian anggaran belanja dalam APBD. Transparansi pengelolaan keuangan daerah. Penyerapan anggaran. Kondisi keuangan daerah. Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Menurut Bupati Joune Ganda, pencapaian ini merupakan buah dari berbagai upaya pengendalian dan perbaikan tata kelola keuangan daerah yang dilakukan Pemkab Minut.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa kinerja pengelolaan keuangan Pemkab Minut sudah berjalan baik sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Kami berkomitmen untuk terus melindungi dan mensejahterakan masyarakat Minahasa Utara. Berbagai pengendalian dan perbaikan tata kelola keuangan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang keluar dari kas daerah pada APBD betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Joune Ganda.
Dengan raihan ini, Minahasa Utara tidak hanya menunjukkan keunggulannya dalam tata kelola keuangan daerah, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan pengelolaan anggaran sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (T3/*)








