Hadir mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Lynda Deisy Watania, MN, M.Si, sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI.
Dalam sambutannya, Sekda Lynda menegaskan bahwa Indonesia akan memasuki era bonus demografi dengan 84 juta anak Indonesia yang akan mencapai usia produktif pada tahun 2045.
“Kita hanya punya dua dekade untuk memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang sehat, tangguh, dan unggul,” tegasnya.
Ia menyebut tema HKN ke-61, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” merupakan pengingat bahwa kualitas kesehatan hari ini adalah fondasi peradaban bangsa di masa depan.
“Fokus kita kini bukan hanya mengobati orang sakit, tetapi menjaga orang sehat tetap sehat,” ujarnya.
Sekda juga memaparkan hasil nyata dari Transformasi Kesehatan yang kini berjalan di seluruh Indonesia. Tiga program “Hasil Terbaik Cepat” Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan menunjukkan perkembangan signifikan:
52 juta masyarakat mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG). 20 juta lebih warga terjangkau skrining TBC. 32 dari 66 RSUD peningkatan layanan berjalan sesuai target
Enam pilar transformasi kesehatan mulai dari layanan primer, rujukan, pembiayaan, hingga teknologi kesehatan juga disebut telah menunjukkan hasil memuaskan.
“HKN ke-61 ini adalah momentum refleksi dan apresiasi. Pemerintah pusat dan daerah harus terus mengawal perubahan budaya kerja yang kompeten, akuntabel, jujur, dan bebas dari korupsi demi suksesnya transformasi kesehatan,” tutup Lynda.
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr. Olviane Rattu, MKes, menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini menjadi komitmen bersama menyiapkan generasi masa depan yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.
“Ini adalah pondasi menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini juga mendorong seluruh lapisan masyarakat memahami pentingnya tindakan preventif dan gaya hidup sehat,” terangnya.
Rattu juga menjelaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh stake-holder, mulai dari masyarakat, tenaga kesehatan, hingga pihak swasta untuk memperkuat gerakan promotif dan preventif.
Terkait program nasional Cek Kesehatan Gratis, Rattu mengungkapkan bahwa capaian Minahasa masih di angka 70 persen.
“Masih banyak masyarakat yang belum teredukasi secara maksimal. Kami terus mendorong percepatan,” ujarnya.
Peringatan HKN ke-61 di Minahasa dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seperti: Pemeriksaan kesehatan gratis. Pemberian penghargaan tenaga kesehatan terbaik. Penyaluran bantuan alat keamanan pangan. Partisipasi seluruh Puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kabupaten Minahasa
Acara turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Dr. Riviva Maringka, jajaran Forkopimda, para direktur rumah sakit, kepala Puskesmas, dan seluruh tenaga kesehatan di Minahasa.(*/Bert)









