SITARO-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di wilayah Sitaro pada Kamis, 19 Februari 2026.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Selain itu, kondisi perairan diperkirakan mengalami gelombang laut sedang hingga mencapai ketinggian 2,5 meter.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan mengambil langkah antisipasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Para nelayan serta pengguna transportasi laut diimbau agar terlebih dahulu memastikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran. Aktivitas di laut sebaiknya ditunda apabila cuaca dinilai tidak aman.
- Menghadiri Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Administrator Dan Jabatan Pengawas Lingkup Pemprov Sulut, Sekwan Silangen Ucapkan Selamat
- Bupati Delis Dan Istri Tinjau Asrama Mahasiswa Morut di Makassar, Siapkan Penataan Dan Perbaikan Fasilitas
- Perkuat Sinergi Majukan Daerah, PLN dan Pemprov Sulteng Targetkan Rasio Elektrifikasi 100 Persen pada 2027
Masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi maupun pasang air laut yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit, mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sitaro agar tidak mengabaikan peringatan cuaca yang telah disampaikan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Ikuti terus informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah agar kita dapat mengantisipasi setiap kemungkinan yang terjadi,” ujar Kalangit.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kampung untuk aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat tetap waspada, terutama para nelayan dan warga yang tinggal di daerah pesisir. Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas di laut apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Mari saling mengingatkan demi keselamatan bersama,” kata Makainas.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah, serta terus memantau informasi terkini yang dikeluarkan oleh BMKG dan instansi terkait.
Mari bersama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.








