Morut-Dalam rangka mewujudkan masyarakat Morowali Utara (Morut) yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera (SCS). Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morut, melalui Dinas Kesehatan Daerah
(Dinkesda) bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Morut dan Lintas sektor terkait, terus melakukan terobosan program inovatif, seperti halnya kampanye tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang di helat di Desa Molino Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut, Rabu (20/06/2024).
Kampanye kesehatan ini, diawali dengan senam bersama seluruh masyarakat yang hadir di lapangan sepak bola Molino. Senam bersama tersebut dipandu langsung oleh instruktur Zumba dari Indonesia Timur Makassar, Zin Riska Spaer.
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, usai senam bersama dan pembagian door price, dalam sambutannya, menjelaskan, senam sehat yang dilaksanakan ini adalah upaya untuk mempertahankan kebugaran tubuh dengan berolah raga. Olah raga sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
“Hidup sehat sangat penting untuk menjaga agar tubuh tetap bugar, seperti olahraga, menjaga pola makan sehat, menjaga lingkungan dan jamban yang sehat, serta rajin memeriksa kesehatannya secara teratur,” jelas orang nomor satu di bumi tepo asa aroa tercinta ini.
Selain program Germas, kata dia, terlaksana juga pelayanan Program Dokter Spesialis Lintas Desa (Pro DELIS), yang merupakan terobosan inovasi terbaru, dimana para dokter spesialis yang biasanya hanya ada di RSUD Kolonodale, kali ini melaksanakan pelayanannya di Puskesmas Molino, dengan tujuan utama untuk mempermudah akses bagi masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya di dokter spesialis yang ada.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan pada balita kategori stunting oleh Bupati Delis dan Ketua TP-PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt serta jajarannya. Pemberian makanan tambahan ini, diharapakan bisa mencegah dan menekan pertumbuhan angka stunting pada anak yang ada di Morut.
Bupati Delis, mengatakan, permasalahan stunting jika ditangani dengan serius dan kemauan yang tinggi, dapat dengan mudah dicegah dengan memberikan asupan dan gizi yang cukup, ketika sakit diperiksa dan ditangani dengan cepat agar pertumbuhan anak menjadi stabil dan normal.
“Kesadaran orang tua akan kebutuhan gizi, sangat penting untuk pertumbuhan anak. Kita semua harus bekerjasama, mari kita semua terlibat dalam mengatasi stunting, dan tunda pernikahan dini serta pentingnya penerapan KB, ” ungkap Politisi Senior DPP Partai Hanura itu.
Selain Germas dan Pro DELIS, terdapat juga program pelayanan KB gratis, gerakan sekolah sehat dan sosialisasi tentang pendidikan.
Terpisah, salah seorang warga Petasia Timur, Ramlah, yang datang berobat di program Pro DELIS, mengucapkan terima kasih atas terobosan positif Pemda Morut, dalam menggelar kegiatan kemanusiaan seperti ini.
“Terima kasih Pak Bupati Delis, program ini sangat bermanfaat besar bagi kami masyarakat. Pro DELIS harus terus di lanjutkan, ” ujarnya dengan nada polos.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah Pimpinan OPD di jajaran Pemda Morut, Staf khusus Bupati, Drs Victor A Tamehi, perwakilan Polsubsektor Petasia Timur, Danramil, Camat Petasia Timur, Mustatin SE, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan itu. (Diskominfo/NAL)














