Pohuwato-Pemandangan berbeda terlihat pada kunjungan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga di Kecamatan Popayato Barat dan Kecamatan Popayato saat meninjau banjir, Jum’at, (7/4/2023).
Diketahui, informasi mengenai banjir di dua kecamatan tersebut langsung direspon bupati, dimana usai buka puasa menuju wilayah barat.
Pantauan di lapangan, tempat pertama di kunjungi di simpang empat Desa Dudewulo Kecamatan Popayato Barat atau di Masjid Besar At-Taqwa yang diketahui masjid tersebut terendam luapan air dan baru dibersihkan pada sore hari ketika air mulai turun dan sudah bisa digunakan untuk shalat isya dan salat tarawih berjemaah.
Pada kesempatan itu Bupati berama rombongan melakukan shalat isya dan tarawih di Masjid Besar At-Taqwa dan usai shalat bertemu dengan takmirul masjid untuk membantu alat pengeras suara yang rusak terendam air. Selanjutnya menuju Desa Butungale dan Desa Tunas Jaya yang terkena banjir dari luapan air sungai butungale dan air dari pegunungan.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Usai meninjau, Bupati Saipul melihat langsung pembagian makanan siap saji kepada masyarakat yang dibagikan oleh BPBD dan Tagana. Orang nomor satu di pohuwato itu ikut mencicipi makanan dos tersebut bersama warga sekitar yang berada di Desa Dudewulo.
Bupati Saipul mengingatkan pihak BPBD Pohuwato dan Tagana untuk sementara steril di lokasi banjir untuk melayani masyarakat.
“Diharapkan tiga hari kedepan berada di lokasi ini untuk membantu warga terutama persediaan makanan siap saji. Sewaktu-waktu tugas ini bisa bertambah lagi apabila bencana masih tetap terjadi. Akan tetapi kita tetap berdoa semoga banjir tidak terjadi lagi”,ungkap Bupati Saipul.
Kepada seluruh warga pohuwato, Bupati Saipul Mbuinga kembali mengingatkan kewaspadaan dini karena cuaca yang masih ekstrim dengan curah hujan yang tinggi. Bahkan hujan deras disertai angin kencang terus saja melanda wilayah ini.
Olehnya mari bersama untuk selalu meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama terutama rumah-rumah yang berada di bawah pohon besar, rumah yang berada di bantaran sungai, di lereng gunung serta yang berada di titik rawan banjir. Semoga saja kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT terutama di bulan ramadan ini. (Has/*)







