Manado-Pasca aksi pengrusakan pagar pembatas yang dilakukan oknum pedagang, kondisi Pasar Bersehati Hebat, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, terpantau kondusif, Selasa (28/7/2026).
Aktifitas transaksi jual beli terlihat mulai aktif dan normal kembali. Meski demikian, aparat kepolisian masih tampak berjaga-jaga di kawasan pasar untuk mengantisipasi terjadinya potensi kericuhan susulan.
Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado Lucky Senduk, mengecam tindakan anarkis yang dilakukan oknum pedagang yang merusak fasilitas pasar.
Menurut ‘Ingga’ sapaan akrab Senduk, menyikapi peristiwa tersebut, pihaknya menyesalkan kejadian itu dan akan menempuh jalur hukum terhadap para pelaku pengrusakan.
- Hadiri Rapat Koordinasi, Bupati Michael Thungari Suarakan Kekhawatiran Terhadap Kondisi Layanan Komunikasi Di Sangihe
- Wabup Djira : Penerapan SRIKANDI Dukung Terwujudnya Morut SCS
- PLN Hadirkan Listrik Andal Sukseskan Lomba Masamper “Oikumene Bermazmur” di Sangihe, Wujud Dukungan Pelestarian Budaya dan Kebersamaan

Karena aksi tersebut dinilai telah mengancam keselamatan serta menimbulkan trauma bagi para karyawan.
“Kami akan menerima jika aspirasi disampaikan dengan elegan, karena kami juga butuh fungsi kontrol. Namun tindakan ini sudah melewati batas. Kami akan menempuh jalur hukum karena aksi anarkhis tersebut telah mencederai rasa aman dan psikologi karyawan yang sedang menjalankan tugas,”tukas Senduk.
Menyangkut total kerugian akibat pengrusakan serta korban dalam kejadian itu, belum ada laporan resmi.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi.
Diketahui, peristiwa pengrusakan fasilitas pasar dilakukan sejumlah oknum pedagang usai melakukan aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Senin kemarin.
Tidak hanya merusak pagar pembatas dan fasilitas pasar lainya, juga terjadi pengejaran oleh massa terhadap petugas pasar hingga ke areal foodcourt.(*/jan)








