Jakarta-Pemilik kendaraan yang terdeteksi melakukan pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diwajibkan untuk segera melakukan konfirmasi. Proses konfirmasi dapat dilakukan melalui laman resmi https://konfirmasi-etle.polri.go.id
Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:
- Akses laman dan klik bagian “Cek Data” pada menu konfirmasi.
- Masukkan nomor referensi serta nomor polisi atau nomor registrasi kendaraan (NRKB).
- Lihat status pelanggaran dan lakukan konfirmasi kendaraan serta pengemudi.
Penting untuk diketahui, pemilik kendaraan memiliki waktu maksimal 8 hari untuk melakukan konfirmasi setelah pelanggaran terjadi. Jika tidak melakukan konfirmasi dalam waktu tersebut, STNK kendaraan akan diblokir.
Mekanisme pelanggaran ETLE terdiri dari beberapa tahapan:
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
- Pelanggaran terekam oleh kamera ETLE.
- Petugas akan melakukan verifikasi terhadap pelanggaran tersebut.
- Surat konfirmasi akan dikirim dalam waktu 3 hari.
- Pemilik kendaraan diharuskan menjawab surat konfirmasi dalam waktu 5 hari.
- Konfirmasi dapat dilakukan melalui website yang telah disediakan.
- Pembayaran denda tilang harus dilakukan dalam waktu 7 hari setelah kode tilang diberikan.
Pastikan untuk selalu mematuhi peraturan dan segera menindaklanjuti surat konfirmasi agar tidak terkena sanksi lebih lanjut. (humas.polri/nav)







