Manado – Menjelang suksesnya pemecahan rekor dunia-Guinness World Records (GWR)-menyelam massal di Pantai Manado, Kawasan Megamas ysng rencananya akan diselenggarakan pada Kamis 01 Agustus hingga Sabtu 03 Augustus 2019 mendatang, yang diselenggarakan oleh Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) Ny Tri Suswati, mendapatkan apresiasi dari sejumlah kalangan dan tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh Agama Sulut.
Tidak tanggung-tanggung, apresiasi serta pujian agenda akbar yang dipelopori oleh WASI tersebut datang dari enam Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut).
Diungkapkan Ketua Ormas Kristen Benteng Nusantara Steven Kembuan bahwa, sudah sepatutnya sebagai warga masyarakat Sulut dan kota Manado pada khususnya untuk memberi dukungan kegiatan tersebut, apalagi kata dia, Manado menjadi tuan rumah event kali itu.
“Sebagai warga dan masyarakat, sudah barang tentu memberikan dukungan dan apresiasi yang tinggi kegiatan itu. Dan saya juga mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pemecahan rekor dunia selam ini,” pungkas Kembuan saat konfrensi pers Jumat, (26/07) kemarin.
- PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Keandalan Pasokan Listrik Tanpa Kedip Selama Perayaan Idul Adha 1447 H
- Ketua DPRD Sulut Andi Silangen Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H : Memaknai Momen Sebagai Sebagai Ajang Meningkatkan Keikhlasan Dan Pengorbanan
- Wawali Sendy Rumajar Hadiri Idul Adha di Masjid Al-Mujahidin, Pemkot Tomohon Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
Senada disampaikan Ketua Maesa’an Tou Malesung (MTM) Sulut Meiyer Tanod. Ditegaskan bahwa, selain memberi dukungan moral, MTM juga siap memberikan jaminan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kami siap membantu para personil dari TNI dan Polri dalam mengamankan event ini. Karena ini menyangkut dengan motto kami sebagai warga nyiur melambai, yang selalu menjunjung tinggi rasa kebersamaan dan persaudaraan serta toleransi,” tandas Tanod.
Hadir dalam kesempatan tersebut yakni, Ormas Benteng, MTM Sulut, Waraney Santiago Indonesia, Manguni Indonesia, Puzer Minahasa Indonesia, Maesaan Waraney Indonesia dan Komando Bela Negara Indonesia (BMI). (Dwi)






