Sulut – Saatnya berburu tiket pesawat murah. Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, di tengah keluhan mahalnya tiket pesawat domestik, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw memberi kabar gembira soal diskon tiket hingga 50 persen bagi seluruh penumpang domestik tujuan Bandara Sam Ratulangi Manado.
Potongan harga ini karena lobi yang dilakukan Gubernur Olly kepada pemerintah pusat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Manado pasca turunnya jumlah penumpang dari China lantaran penutupan sementara akses penerbangan China-Manado oleh pemerintah guna mengantisipasi penyebaran virus corona.
“Pak Gubernur melobi pemerintah pusat untuk mencari cara agar pariwisata Sulut yang anjlok karena kunjungan turis China dihentikan sementara, tidak anjlok jauh. Sebab saat ini Pak Gubernur akan fokus menggarap turis nusantara ke Sulut. Mulai pekan depan, tarif tiket pesawat dari semua jurusan ke Manado akan diberi diskon hingga 50 persen,” kata Wagub Kandouw saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sabtu (8/2/2020)
“Ini perjuangan dan komitmen saya dan pak Gubernur Olly Dondokambey untuk terus berjuang untuk kesejahteraan rakyat,” sambungnya.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
Sebelumnya, pusat melalui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kebijakan diskon tiket pesawat domestik akan segera berlaku. Kebijakan itu berlaku untuk tujuan ke tiga tempat terdampak virus corona, yaitu Bali, Sulut dan Kepulauan Riau.
“Karenanya kemarin saya sudah rapat dengan maskapai untuk kasih harga spesial untuk ketiga tempat tersebut,” ujar Budi Karya di kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (7/2/2020).
Sementara itu, dalam konferensi pers di Kantor KSP, Kamis (6/2/2020), Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengemukakan keputusan tersebut diambil untuk mengompensasi hilangnya devisa dari wisatawan asal negeri Tirai Bambu yang dalam beberapa waktu terakhir tidak melancong ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia. “Ini tiket dalam negeri,” kata Moeldoko. (*/JM)






