Morut-Penyesuaian tarif angkutan penyeberangan di lintasan Kolonodale-Baturube,resmi diberlakukan mulai 1 April tahun 2026.
Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Bupati Morowali Utara Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian tarif angkutan penyeberangan bagi penumpang, kendaraan, dan alat berat.
Operator penyeberangan, ASDP Indonesia Ferry melalui layanan digital Ferizy, mengumumkan, bahwa tarif baru mencakup berbagai kategori penumpang dan kendaraan.
Untuk penumpang kelas ekonomi, tarif ditetapkan sebesar Rp.74.000 untuk dewasa dan Rp.8.700 untuk bayi. Sementara itu, tarif kendaraan bervariasi sesuai golongan, mulai dari Rp.50.000 untuk Golongan I (sepeda) hingga Rp.7.501.000 untuk Golongan IX atau kendaraan berat.
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
- Ondang Dan Tumundo Mundur, Michael Sondakh Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Kwarcab Bitung
Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan penyeberangan serta keberlanjutan operasional transportasi laut yang menjadi penghubung penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Masyarakat yang akan menggunakan layanan penyeberangan, diimbau memeriksa tarif terbaru dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi ASDP sebelum keberangkatannya. (*)







