Jakarta-Bupati Minahasa Utara, Joune James Esau Ganda, memperkenalkan gagasan baru yang disebut “Model Ganda” sebagai formula kebijakan pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara.
Konsep ini lahir dari riset doktoralnya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta.

Lewat disertasi berjudul “Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kawasan Metropolitan Bitung Minahasa Manado di Provinsi Sulawesi Utara”, Ganda menyoroti tantangan dan peluang sektor pariwisata di kawasan strategis tersebut.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Temuan utamanya adalah model kebijakan baru yang diharapkan menjadi rujukan praktis bagi pemerintah daerah dalam mengelola destinasi wisata secara lebih terintegrasi.

Baca : RPKD Jadi Peta Jalan Baru, Pemkab Minut Targetkan Penurunan Kemiskinan Lima Tahun ke Depan
“Setiap arahan dan koreksi dari tim penguji akan segera saya sempurnakan agar naskah ini semakin solid. Saya ingin Model Ganda benar-benar bisa memberi kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata Sulut,” tegasnya usai ujian seminar hasil, Rabu (17/9/2025).

Ujian yang digelar di Kampus IPDN Jakarta itu menguji secara ketat gagasan Ganda. Tim promotor terdiri dari Prof. Dr. Hyronimus Rowa, M.Si., Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si., dan Dr. Udaya Madjid, M.Pd., sementara tim penguji dipimpin Direktur IPDN Jakarta, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., bersama akademisi lintas bidang.

Ganda berhasil meraih nilai “Sangat Memuaskan” (90) dalam ujian ini. Meski demikian, ia menegaskan masih ada pekerjaan akademik yang harus dituntaskan sebelum resmi menyandang gelar doktor, yakni ujian tertutup dan ujian promosi. (*Advetorial)











