Minut-Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mencatat sejarah baru sebagai tuan rumah tiga agenda nasional bergengsi yang digelar bertepatan dalam satu pekan.
Tak hanya sukses menggelar Musyawarah Nasional (Munas) VI dan HUT ke-25 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), serta Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2025, Minut juga menutup perhelatan Likupang Tourism Festival (LTF) dengan meriah, Sabtu (31/5/2025).
Bupati Minut Joune Ganda menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai buah dari kekompakan semua pihak di Minut.
“Semua berjalan sukses. Ini berkat koordinasi dan kerjasama kita semua. Terima kasih untuk kekompakannya,” ucap Joune saat menutup LTF di Pantai Pal, Likupang.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Festival yang telah menjadi agenda tahunan ini terasa lebih istimewa karena bersamaan dengan kegiatan nasional. Joune menyebut, menjadi tuan rumah Munas APKASI adalah sebuah kehormatan besar yang tidak semua daerah bisa dapatkan.
“Ini kesempatan langka. Dari 400 kabupaten se-Indonesia, hanya satu yang terpilih dan Minut menjadi yang pertama mendapat kehormatan itu,” ujarnya.
Meriah dan penuh kejutan, Joune pun tampil langsung menyapa masyarakat yang memadati arena LTF. Ia bahkan membagikan hadiah motor listrik kepada warga yang beruntung.
Tak berhenti di situ, Joune turut membuka Kejuaraan Grasstrack Piala Bupati Minut serta menyusuri Pantai Pal sejauh 500 meter, menyapa satu per satu pengunjung yang menikmati festival.
Ia juga menyempatkan diri mengunjungi arena olahraga tradisional Pacuan Sapi dan menyerahkan hadiah kepada para juara.
Kehadiran Joune di tengah masyarakat, dari panggung utama hingga arena tradisional, menunjukkan komitmennya dalam membangun sektor pariwisata berbasis kerakyatan.
Ia juga ingin memastikan setiap agenda besar bukan hanya prestise daerah, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat Minut. (T3/*)





