Jakarta-Langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda kembali menuai pengakuan nasional.
Dalam ajang Apresiasi BRIDA/BAPPERIDA Optimal 2025 dan Forum Koordinasi Riset dan Inovasi Daerah (FKRID) 2025) yang digelar di Jakarta, Senin (27/10/2025), Minahasa Utara berhasil mencatat prestasi gemilang dengan memborong dua penghargaan sekaligus.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menerima langsung dua penghargaan tersebut, masing-masing untuk kategori BRIDA Optimal Rekomendasi Kebijakan yang Dimanfaatkan dan BRIDA Optimal Pengembangan Potensi Unggulan Daerah.
Capaian ini menempatkan Minahasa Utara sejajar dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai dua daerah di Indonesia yang berhasil meraih predikat terbaik dalam kedua kategori tersebut.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Keberhasilan ini menjadi bukti kuat bahwa Minahasa Utara memiliki kapasitas kelembagaan riset dan inovasi yang solid, baik dari sisi perencanaan strategis maupun tata kelola manajerial.
Pemerintah kabupaten dinilai mampu membangun sistem riset daerah yang efektif dan mengimplementasikan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang memberi dampak nyata terhadap pembangunan.
Melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, Pemkab Minahasa Utara juga dinilai berhasil menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif serta mengoptimalkan potensi unggulan daerah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Penghargaan BRIDA/BAPPERIDA Optimal diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan riset, inovasi, serta pemanfaatan hasil kajian kebijakan sebagai dasar pengambilan keputusan publik.
Prestasi ini mempertegas komitmen Bupati Joune Ganda bersama jajaran pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan di Minahasa Utara. (T3/*)







