Morut-Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI RI, H Abdul Kadir Karding SPi MSi, menegaskan, bahwa para pekerja migran yang berada di luar negeri merupakan penyumbang sumber devisa terbesar nomor dua di Indonesia, setelah imigrasi.
“Sumber devisa kita dari sektor pekerja migran Indonesia di luar negeri mencapai Rp 253, 3 Trilyun. Itulah salah satu dasar, sehingga Pak Presiden RI, H Prabowo Subianto menciptakan Kementerian ini, ” tegas Menteri Abdul Kadir Karding, dalam sambutannya di ruang pola kantor Bupati Morut, saat kunjungan kerja (kunker) di bumi tepo asa aroa tercinta, Selasa (05/08/2025) pagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPD RI Asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang SSi Apt, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Forkopimda Kabupaten Morut,Pimpinan OPD di jajaran Pemda Morut, Kepala Desa (Kades) Se-Morut, Kepala SMA/SMK, serta sejumlah Siswa/Siswi SMA/SMK di Morut.
Menteri Abdul Kadir Karding, membeberkan, sebanyak 5,2 juta pekerja migran Indonesia berada diluar negeri. Itu belum termasuk mereka yang masuk bekerja tidak melalui prosedur yang jelas atau ilegal, diperkirakan jumlahnya mencapai 9 – 10 juta orang.
“Para pekerja migran tidak hanya sebatas sebagai asisten rumah tangga, tetapi merupakan pekerja yang mendapatkan upah yang layak di luar negeri, ” katanya.
Pada kesempatan itu, Menteri Abdul Kadir Karding, memotivasi kepada para pemuda- pemudi di Morut, khususnya siswa/siswi SMK yang hadir, jika punya semangat dan kemauan untuk bekerja sebagai tenaga migran dalam berbagai sektor, disesuaikan dengan kecakapan dan keahlian, berdasarkan kemampuan sumber daya yang dimiliki.
“Kami juga sudah komunikasikan dengan Pak Bupati. Kami punya kerinduan untuk membangun Migran Center di Morut, termasuk menyertakan kelas migran di kegiatan ekstra kurikuler SMA/SMK,” ungkap putra daerah asli Sulteng itu.
Sebelumnya, Bupati Delis, dalam sambutannya, tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Menteri Abdul Kadir Karding, yang sudah menyempatkan diri untuk berkunjung di Morut bumi tepo asa aroa tercinta. Harapannya dengan kehadiran Menteri ini, akan dapat memotivasi dan memberikan semangat baru bagi masyarakat Morut, untuk bisa bersinergi secara bersama, khususnya dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), demi terwujudnya Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) jilid 2.
“Terima kasih atas kehadiran Pak Menteri. Apa yang menjadi saran dan masukan dari Pak Menteri akan kami tindaklanjuti dengan baik,” kata orang nomor satu di Morut. (NAL)











