Menjaga Pasokan Listrik Bali, PLN IP Services Kelola Pembangkit Sewa 170 MW

oleh -743 Dilihat

Jakarta, 20 Juli 2026-PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) resmi melanjutkan pengelolaan penyediaan pembangkit sewa Sub Sistem Bali Tahap III berkapasitas 170 MW melalui penandatanganan kesepakatan pengalihan bersama PT Pelayanan Energi Batam (PEB), Jumat (17/7).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kontinuitas pasokan listrik dan kesiapan sistem kelistrikan di Bali. Penandatanganan tersebut meliputi Berita Acara Kesepakatan Pengalihan, Perjanjian Pengalihan, serta Amandemen dan Pernyataan Kembali Pekerjaan Penyediaan Pembangkit Sewa Sub Sistem Bali Tahap III Kapasitas 170 MW.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PLN IP Services Hari Cahyono, Direktur Bisnis PLN IP Services Lasiran, Direktur Utama PT Pelayanan Energi Batam Samsul Bahri, serta jajaran manajemen dan mitra konsorsium yang terlibat dalam proyek tersebut.

Bali merupakan salah satu sistem kelistrikan strategis di Indonesia yang mendukung aktivitas masyarakat, dunia usaha, sektor pariwisata, serta berbagai agenda nasional maupun internasional. Oleh karena itu, kesiapan pembangkit menjadi faktor penting untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik, khususnya saat terjadi peningkatan kebutuhan beban maupun ketika unit pembangkit lain menjalani pemeliharaan.

Melalui pengalihan pengelolaan ini, PLN IP Services akan melanjutkan pengelolaan penyediaan pembangkit sewa Sub Sistem Bali Tahap III dengan mengedepankan standar operasi dan pemeliharaan yang profesional, didukung kompetensi engineering serta pengalaman dalam mengelola berbagai aset pembangkit di Indonesia.

Direktur Utama PLN IP Services, Hari Cahyono, mengatakan bahwa proses pengalihan telah dipersiapkan melalui koordinasi bersama seluruh pihak agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai rencana.

“Selama beberapa hari terakhir kami bersama PT Pelayanan Energi Batam, mitra konsorsium, dan seluruh pihak terkait telah melakukan pembahasan secara intensif untuk menyepakati tahapan pengalihan. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga penyediaan pembangkit dapat segera mendukung sistem kelistrikan Bali.”

Ia menambahkan bahwa PLN IP Services akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengalihan dan transisi pengelolaan dapat berlangsung sesuai rencana serta mendukung sistem kelistrikan Bali.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelayanan Energi Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa pengalihan pengelolaan ini merupakan bagian dari keberlanjutan pelayanan penyediaan tenaga listrik.

“Pengalihan pembangkit ini bukanlah sebuah perpisahan, melainkan keberlanjutan dari tujuan yang sama untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang terbaik. Kami meyakini PLN IP Services memiliki pengalaman dan kompetensi untuk melanjutkan pengelolaan pekerjaan ini, didukung komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak.”

Pengelolaan penyediaan pembangkit sewa Sub Sistem Bali Tahap III berkapasitas 170 MW menambah cakupan layanan operasi dan pemeliharaan yang dijalankan PLN IP Services di berbagai wilayah Indonesia. Melalui pengalihan pengelolaan ini, PLN IP Services bersama PLN Group dan seluruh mitra akan melanjutkan kolaborasi dalam menjaga operasional pembangkit agar berjalan sesuai standar, sehingga penyediaan tenaga listrik di Bali dapat terus mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan sektor pariwisata secara berkelanjutan. (*T3)

No More Posts Available.

No more pages to load.