Manado-Menghadapi Musim Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah bersiap, mengingat setiap jelang Nataru di Sulut aktivitas warga terbilang padat merayap serta intens, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang susah ditebak.
Mengantisipasi hal tersebut, Pemprov Sulut menggelar “Rapat Koordinasi Kesiap Siagaan Bencana serta Peningkatan Aktivitas Masyarakat Menjelang Natal Tahun 2025 Dan Tahun Baru Tahun 2026”, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (4/12/2025).
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menekankan pada kondisi krusial yakni perubahan pola iklim, yang menyebab kan cuaca tidak stabil, serta resiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, juga gelombang laut tinggi.
“Sulut termasuk Daerah rentan tinggi bencana, berdasarkan data indeks resiko bencana Indonesia (IRBI), saat ini aktivitas Masyarakat diprediksi meningkat sangat tinggi, mulai dari mobilitas dipusat keramaian, objek wisata, hingga lalu-lintas”, ujar Gubernur Yulius.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
Gubernur menambahkan, tujuan utama dari rakor kali ini adalah memastikan seluruh instansi siap, solid dan mampu bertindak cepat dalam kesiap siagaan bencana, serta dalam menghadapi musim perayaan Nataru bisa dengan aman dan terkoordinasi, imbuhnya.
Sementara itu nampak hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut, Jajaran Forkompimda Sulut, Para Kepala SKPD, serta Petugas/Pegawai Teknis di Instansi terkait. (*JM)






