Bitung, Redaksisulut – Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM lakukan inspeksi mendadak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bitung. Selasa, (18/1/2022).
Dalam kesempatan Wali Kota Bitung menunjukan kekesalanya terhadap praktek-praktek pungli yang ternyata masih ada dalam kepengurusan administrasi kependudukan yang diduga memanfaatkan peran calo dan orang dalam Dinas Dukcapil.
Diketahui untuk konsistensi dalam Pemerintahan Maurits Hengky untuk memerangi praktek pungli di lingkungan Pemerintah Kota Bitung terus di tunjukan.
“Kami tidak akan mentolerir praktek – praktek seperti ini, disaat kami sementara fokus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat ternyata masih ada oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab apalagi membuat masyarakat jadi susah”. Ucapnya.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Lanjutnya bahwa, dirinya sudah perintahkan kepada inspektur untuk langsung lakukan pemeriksaan.
“Jika ditemukan memang ada oknum orang dalam baik itu ASN atau THL yang terlibat, saya minta kepala BKPSDM segera ambil tindakan tegas”. Tegas Mantiri.
Dalam kesempatan Maurits juga menghimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bitung, HATI – HATI DAN STOP melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan kepercayaan Masyarakat kepada Pemerintah, khususnya terkait dengan pelayanan publik, mari berikan pelayanan yang terbaik bukan justru menyusahkan Masyarakat.
“Kami minta kepada masyarkat untuk tidak lagi memberikan peluang kepada oknum – oknum yang kurang bertanggung jawab seperti calo untuk melakukan pengurusan surat – surat apapun, ikuti prosedur yang berlaku sesuai ketentuan, apabila dipersulit silahkan langsung laporkan kepada kami, pasti akan segera kami tindak lanjuti”. Kata Maurits. (Wesly)







