Dra Neivi Lenda Pelealu MSi
Manado – Akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak akhir tahun 2019, sangat berdampak pada sektor pariwisata.
Tidak itu saja, berbagai agenda dan iven pariwisata tahun 2020 juga ikut merasakan imbas mewabahnya virus Corona.
Salah satu yang terdampak adalah Manado Fiesta iven tahunan pariwisata Kota Manado.
Meski tak seperti tiga tahun sebelumnya yang digelar spektakuler dengan dihadiri para tamu dari luar Manado maupun luar negeri, tahun 2020 ini Manado Fiesta dilaksanakan secara virtual.
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata telah merancang konsep pelaksanaan Manado Fiesta virtual.
“Untuk tahun 2020 ini, memang kita tidak menggelar Manado Fiesta seperti tahun 2017, 2018 ataupun 2019. Kita sudah siapkan konsep Manado Fiesta secara virtual. Sudah ada tim kita yang akan mengolah konsep ini dan dipublish ke publik melalui sosial media,”ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Dra Neivi Lenda Pelealu MSi, Rabu (22/04).
Menurutnya, meski dilakukan secara virtual, Manado Fiesta 2020 tetap mengusung 7 F yakni Fish and Coral, Fashion, Fair, Food, Flying, Funtastic dan Faith.
“Meski hanya ditampilkan virtual tapi kita tetap mengusung tujuh F, penyajiannya mungkin agak berbeda,”tandas Pelealu. (JM)







