Steven Kandouw bersama istri tercinta dr Kartika Devi Kandouw-Tanos usai mengikuti pesta iman pemilihan Penatua dan Diaken. (Foto Istimewa)
Sulut – Pesta iman, warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) sudah mulai berlangsung. Setiap anggota sidi jemaat, diberikan kesempatan memilih Penatua dan Diaken dalam pelayanan kepada warga GMIM dimasing-masing jemaat. Hal tersebut, seperti yang dilakukan di GMIM Bukit Moria Rike (Bumorik), jemaat kolom 29.
Serentak pelaksanaan Pemilihan Pelsus (Pelayanan Khusus) untuk Diaken dan Penatua GMIM periode 2022-2026 yang dilaksanakan pada Jumat (15/10/2021) sore tadi telah dilaksanakan secara serentak.
Seperti halnya diwilayah Jemaat Kolom 29 GMIM Bukit Moria Rike (Bumorik) Manado yang merupakan wilayah dari Penatua Steven O.E Kandouw, dari hasil pemilihan secara langsung kembali terpilih sebagai penatua periode 2022-2026 dengan perolehan suara terbanyak 33 suara.
Adapun usai itu, dihadapan panitia dan peserta pemilih Kandouw telah menandatangani dan membacakan surat pernyataan sebagai penatua terpilih.
- Janji Bupati Ismet 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, Rolan Minta Copot Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bone Bolango.
- Lantik 42 Kepsek SD Dan SMP, Bupati Delis : Kalian Orang Pilihan Dan Terpilih Bagi Pengembangan Mutu Kualitas Pendidikan di Morut
- TIFF 2026 Resmi Ditutup, Caroll Senduk: Festival Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat
“Saya berjanji akan senantiasa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menaati Tata Gereja GMIM tahun 2022-2026 dan peraturan peraturan serta ketentuan lainnya,” ungkapnya yang juga merupakan Wakil Gubernur Sulut itu. (*/JM)






