Komisi III Deprov Gorontalo Tinjau Proyek Revitalisasi Irigasi Randangan Kiri di Pohuwato

Gorontalo-Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Desa Sukamakmur, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (14/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait pekerjaan revitalisasi jaringan irigasi Randangan Kiri.

Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi proyek pembangunan saluran sekunder Daerah Irigasi (DI) Randangan Kiri yang dikerjakan oleh PT Cahaya Pelindo Abadi (CBA). Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp16 miliar hingga Rp17 miliar dan melintasi beberapa desa di Kecamatan Patilanggio, di antaranya Desa Sukamakmur, Desa Dudepo, serta Desa Patilanggio.

Tokoh masyarakat setempat, Ismail Hipi, menyampaikan sejumlah temuan terkait kualitas pekerjaan saluran yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan standar teknis di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa pada bagian lantai saluran seharusnya menggunakan tulangan besi dengan jarak tertentu sebagai penguat konstruksi.

“Kami melihat langsung di lapangan. Pada lantai saluran seharusnya menggunakan besi dengan spasi tertentu, tetapi di beberapa titik tidak ditemukan besi. Ada juga yang menggunakan besi, namun hanya satu rangka dengan besi ukuran delapan,” ujar Ismail Hipi.

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan keluhan terkait metode pekerjaan yang dinilai kurang baik. Beberapa bagian saluran disebut hanya ditimbun dengan material yang becek, kemudian dilapisi semen di bagian atas. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas dan ketahanan bangunan irigasi dalam jangka panjang.

Menanggapi laporan tersebut, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Komisi III, I Wayan, menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan bentuk respons atas aspirasi masyarakat. Menurutnya, pengawasan terhadap proyek infrastruktur menjadi penting agar pelaksanaan pekerjaan benar-benar sesuai dengan standar dan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Kami dari Komisi III menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pengerjaan revitalisasi jaringan irigasi yang menggunakan anggaran kurang lebih Rp16,9 miliar. Berdasarkan informasi, pekerjaan tersebut telah selesai 100 persen di lapangan pada bulan ini. Namun demikian, laporan dari masyarakat tetap kami tanggapi dengan melakukan peninjauan langsung di lokasi pada hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil peninjauan lapangan ini akan menjadi bahan bagi Komisi III untuk melakukan koordinasi dan klarifikasi lebih lanjut dengan pihak terkait, khususnya Balai Sungai selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut.

“Selanjutnya, kami akan melakukan cross-check kembali dengan pihak balai sungai untuk memastikan kondisi dan kualitas pekerjaan tersebut,” tambahnya.

Melalui kunjungan ini, DPRD Provinsi Gorontalo berharap setiap proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara dapat dikerjakan sesuai standar teknis dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung sistem irigasi dan peningkatan sektor pertanian di daerah. *

Loading