Kotamobagu-Semakin merebaknya SPA di Kotamobagu yang di duga ada praktek “esek-esek” di dalamnya, mengundang perhatian dari beberapa tokoh masyarakat Kotamobagu.Sebab praktek usaha tersebut di sinyalir menyalahi ijin.
Ketua Umum Laskar Bogani Indonesia (LBI) Hi.Dofie Paat menegaskan agar kiranya pihak Satpol PP Kotamobagu melakukan razia dan menutup tempat SPA yang diduga ada prostitusinya.
“Sebelum Ormas LBI turun tangan langsung ke tempat-tempat tersebut, kiranya pihak APH dan Pemkot segera menutup SPA yang di duga ada praktek prostitusi,”Ujar Dolfie Paat.
Pantauan media ini, di beberapa tempat yang berada di Kelurahan Sinindian, banyak usaha SPA berpraktek,bahkan di sinyalir bukan lagi menjadi tempat pijat tapi menjadi tempat “esek-esek”.
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Hasil penelusuran media bahkan sempat menghubungi salah satu SPA yaitu Lovely SPA melalui via whatsapp setelah ditanya terkait ijin usaha tapi tidak merespon. (Midi)







