Gorontalo-Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menilai sistem pengelolaan plasma sawit di Kabupaten Pohuwato tepatnya pada perusahaan Loka Indah Lestari lebih baik dibandingkan dengan daerah lainnya di provinsi tersebut, seperti Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo.
Penilaian ini disampaikan dalam rangka evaluasi dan pengawasan pengelolaan kebun plasma sawit di wilayah Gorontalo.
“Sistem pengelolaan plasma sawit di Pohuwato lebih baik dibandingkan dengan Kab. Gorontalo dan Kab. Boalemo, sangat berbeda jauh,” ujar Umar Karim dalam rapat kerja Pansus, Senin (16/6).
Meski begitu, Umar menekankan masih ada sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam hal transparansi biaya produksi kepada anggota plasma.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Meskipun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, soal transparansi misalnya, anggota plasma tidak mengetahui langsung secara detail berapa biaya produksi,” tambahnya.
Umar juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Pohuwato menjadi satu-satunya daerah di Gorontalo yang memiliki pejabat penilai perkebunan, sebuah langkah maju yang belum diikuti oleh daerah lain.
“Bahkan Pohuwato adalah daerah satu-satunya yang memiliki pejabat penilai perkebunan,” jelasnya.
Ia menyayangkan kurangnya respons dari pemerintah kabupaten/kota lain terkait dorongan untuk memperbaiki sistem pengelolaan plasma. Sejak 2021, pihaknya telah melayangkan surat resmi namun tidak mendapat tindak lanjut.
“Padahal semenjak 2021 kami sudah menyurati kabupaten/kota tetapi tidak ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Pansus Sawit DPRD Provinsi Gorontalo berharap evaluasi ini dapat menjadi pijakan bagi daerah lain untuk membenahi pengelolaan plasma sawit dan meningkatkan kesejahteraan petani plasma di seluruh wilayah Gorontalo. *








