Ketua DPRD Morut Jadi Duta ADKASI, Penyematan PIN Emas Pada Penutupan Program REL VII 2022

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Morowali Utara (Morut), Hj Megawati Ambo Asa, merupakan salah satu dari 40 orang yang mendapatkan kesempatan mengikuti Program Economic Leadership for Regional Government Leader (REL) VII yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) selama 2 hari (26 –27/9/2022), di Ruang Chandra, Gedung Kebon Sirih lantai 6, Bank Indonesia.

Pada kesempatan itu, selain Megawati penyematan PIN (Personal Identification Number) dari BI Institute Program Economic Leadership for REL, juga mendapatkan Sertifikat Economic Leadership, yang disematkan secara langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, disaksikan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia.

Perry diselah pembukaan kegiatan tersebut menegaskan, bahwa Economic Leadership for Regional Government Leaders adalah salah satu Program Unggulan BI Institute.

“Ini adalah program pembelajaran bagi eksekutif pemerintah dan legislative Daerah untuk meningkatkan pemahaman dan peka terhadap isu-isu terkini, tantangan nasional dan global serta saling berbagi pengalaman antar peserta terkait formulasi kebijakan yang telah diimplementasikan”, ucap Perry Warjiyo.

Masih kata Perry Warjiyo “Tentunya, untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, perlu dilakukan pemetaan potensi untuk mewujudkan Daerah yang Berkarakter dan Berdaya Saing”, Imbuhnya.

Menurut Perry Warjiyo, program ini sebagai wujud implementasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang sejalan dengan visi membentuk pemimpin masa depan bangsa.

Pelaksanaan program REL Angkatan VII tahun 2022 yang mengusung tema “Fostering Sustainable Leaders to Accelerate Economic Growth and Strengthen Community Resilience” menghadirkan sejumlah pakar dalam kapasitasnya sebagai narasumber pada kegiatan itu yang diikuti oleh 4 asosiasi antara lain, Apkasi, Apeksi, Adeksii, dan Adkasi.

Kehadiran Megawati pada kegiatan REL itu, sekaligus mewakili Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah seluruh Indonesia (ADKASI).

Adapun sejumlah narasumber yang dimaksudkan antara lain, Nicko Widjaja (CEO BRI Ventures), dengan pokok pembahasan Peran Digitalisasi dalam Perekonomian Daerah.

Sementara Riki Frindos (Commisioner Mandiri Investasi), tampil dengan pokok pembahahasan, Pengembangan Ekonomi Hijau untuk Mendukung Pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Eko Indrajit (Rektor Universitas Pradita,Guru Besar Perbanas Institute), dengan topik Managing Paradox and
Anomaly in the Digital Era.

Sedangkan Deputi Regional BI,Suryono, yang lebih dikenal dengan sapaan Naek Tigor, pada kesempatan itu menampilkan materi Tantangan Global, Nasional dan Daerah (Regional Economic Update).

Sedangkan pada sesi materi berikutnya, masing masing; Rektor Atmajaya (Prasetyantoko) dengan pokok pembahasan “Regional Resilience and Agility” sedangkan, Dessy Aliandrina yang mengupas tuntas permasalahan Sustainable Leadership dan System Thinking.

Respon dan Kesan Megawati

Terkait kegiatan itu, Megawati dalam tanggapannya saat dihubungi via WhatsApp, bahwa program REL ini merupakan salah satu upaya pendalaman tugas legislatif, serta fungsi akses guna meningkatkan kapabilitas SDM Pemimpin Daerah yang berwawasan kebangsaan, berintegritas yang baik, mampu berinovasi dan melakukan terobosan baru, serta pembaharuan menuju kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.

Selain itu Megawati menghaturkan ungkapan terima kasih atas dukungan seluruh lapisan masyarakat, terlebih khusus kepada pihak BI yang telah memberikan ruang untuk hadir sebagai salah satu peserta pada program tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berada di Morowali Utara, dan yang lebih khusus lagi kepada pihak BI yang telah mengundang kami pmengikuti kegiatan REL in, atas kesempatan yang sangat berharga ini”, ungkapnya.

Disisi lain Megawati berharap, dengan adanya program ini, dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi Nasional, secara khusus di Daerah Daerah pasca pandemi Covid-19.

“program ini membuka ruang dalam rangka pemberdayaan masyarakat pasca pandemi melalui sistim digital dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi Nasional”, tutup Megawati. (*/John)

Loading