Manado – Banjir merupakan pekerjaan rumah yang menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota Manado. Selain akibat pendangkalan dan penyempitan sungai, buruknya sistem drainase juga menjadi faktor pemicu terjadinya banjir di kota ini.
Oleh Karena itu untuk membenahi hal tersebut, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan pembahasan teknis tentang Drainase bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR),bertempat diruang rapat Walikota, Senin (02/08/2021).
Dalam rapat tersebut, Walikota Andrei menjelaskan, semua Drainase dan bahkan saluran air dari mana dan sampai sejauh mana harus di identifikasi.
“Silahkan identifikasi supaya apa yang sudah kita lakukan di lapangan nantinya bisa di opname untuk mencari penyebabnya,” kata Walikota Andrei.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Dikatakan Walikota Andrei, Analisi perlu di lakukan untuk mencari solusi, agar ke depannya persoalan banjir di Kota Manado tidak terjadi.
“Air meluap kejalan disebabkan drainase tersumbat oleh sampah. Revitalisasi anak sungai juga menjadi hal penting untuk antisipasi ancaman banjir.” Ujar Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini.
Diketahui, kondisi muara/oulet drainase yang ada di seluruh Kota Manado ikut dibahas lewat Google Map. (JM)







