Sulut-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg membuka kegiatan Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas) bagi Fasilitator Tingkat Kabupaten/Kota, bertempat di Kota Kotamobagu, Kamis (14/12/2023).
Kegiatan yang di laksnakan secara daring yang dilaksanakan melalui Virtual Meeting ini di hadiri Ketua Pokja Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut,Kepala Dinas OPD-KB Kab/Kota serta para narasumber.
Dalam sambutannya, Kaper BKKBN Sulut mengatakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sangatlah penting, karena menentukan dasar dan perkembangan di masa depan.
“Ini adalah jendela peluang yang unik dan kritis Ketika fondasi Kesehatan pertumbuhan dan perkembangan saraf yang optimal didirikan (UNICEF). Berbagai aspek perkembangan tidak terisolasi dan berdiri sendiri satu sama lain, tetapi saling berinteraksi dan mempengaruhi.” jelas Tandaju.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Lanjut di katakan Kaper BKKBN Sulut. tantangan dalam satu aspek dapat menghambat perkembangan aspek lainnya. Ini adalah jendela peluang yang unik dan kritis Ketika fondasi Kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf yang optimal didirikan (UNICEF).
“Oleh karena itu, semua aspek yang mempengaruhi perkembangan sama pentingnya dan semuanya perlu diupayakan agar dapat berkembang secara optimal.” Pungkas Tandaju.
Kegiatan tersebut turut di hadiri secara daring, peserta yang mengikuti Pelatihan Teknis Bina Keluarga Balita Eliminasi Masalah Anak Stunting (BKB Emas) bagi Fasilitator Tingkat Kabupaten / Kota, Kader BKB Kab/Kota, PLKB Kab/Kota. (*J.Mo)






