Minahasa – Warga Binaan yang masuk dalam lembaga pemasyarakatan mendapat pembinaan baik mental dan menanamkan rasa kebangsaan dan budi pekerti, juga bermacam keterampilan berupa kerajinan membeler, listrik, pertanian bidang peternakan, bengkel, dan tata boga baik memasak maupu menjahit serta penataan taman.
Hal itu di katakan Kepala Lapas Kelas 2B Tondano Mulyoko, SH, kepada media ini, Rabu (17/03/2021).
Dijelaskan Kalapas, ini dilakukan agar mereka memiliki kemampuan berkarya dalam usaha ketika kembali bersama baik keluarga, masyarakat sekitar maupun secara luas dan banyak yang sudah keluar tidak kembali lagi.
Lanjut Kalapas, dalam penekanan covid 19, setiap tamu yang berkunjung biasanya masuk kedalam tapi kami pindahkan depan pintu masuk, ketika membawa makanan kami adakan pemeriksaan, usai itu diantar oleh staf penjaga depan dan kembalinya diantar staf lain dari dalam.
- Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Respons Cepat, Bantuan Logistik Pemprov Sulut Meluncur ke Sangihe
- Manado Tuan Rumah Rakernas PGIW-SAG 2026, Wawali Richard Sualang: Siap Sambut Peserta dengan Kebersamaan dan Keramahan
- Terkait Sulut Peringkat 1 Indikator NEET, Magdalena Wulur: Perlu Dipahami Secara Proposional, Agar Tidak Timbul Persepsi Keliru di Masyarakat
“Kami juga memberikan kemudahan menyediakan alat komunikasi bilamana mereka mau berbicara dengan keluarga masing masing tetapi secara bergantian dan itu mempunyai jam tertentu.”Tutur Kalapas. (Ronny)






