Tahuna , Hampir sepekan sejak Minggu, (23/10/2022) cuaca ekstrim landa kabupaten kepulauan Sangihe,hingga kamis (27/10/22) hujan dengn intensitas tinggih dan angin kencang serta naiknya air laut dan ombak yang besar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Wandu Labesi menghimbau Kepada Seluruh warga masyarakat Sangihe tetap mewaspadai yang akan berdampak timbulnya bencana alam.
Kami meminta semua warga masyarakat agar terus waspada terhadap kondisi alam khususnya longsor akibat musim hujan yang saat ini melanda Kabupaten Sangihe,” Kata Labesi.
Kaban Labesi juga mengingatkan pengguna jalan khususnya kendaraan luar kota Tahuna agar mewaspadai pohon yang tumbang serta jalan longsor.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
“Kami berharap, pemerintah kelurahan dan kampung terus memantau kondisi lingkungan masing-masing dan segera mengambil langka antisipasi apabila diperlukan sambil tetap berkoordinasi dengan BPBD Sangihe,” ujar Labesi.
Lurah kelurahan Tapuang Emilda Ambat SE ,kepada awak media mengungkapkan, akibat angin yang kencang menyebabkan pohon tumbang di ruas jalan kelurahan tapuang. ” Sekira pukul 14.30 tadi siang pohon di pinggir jalan samping TBBM PT Pertamina Tahuna tumbang dan segerah dengan sigapnya perangkat kelurahan Tapuang bersama warga menanganinya ” ungkap Emilda.
Lurah juga mengatakan 1 unit rumah warga sempat diperbaiki atapnya karena terhempas angin kencang ” ada juga satu unit rumah warga yang diperbaiki oleh perangkat kelurahan dan warga akibat diterpa angin kencang tadi siang ” ujar Emilda.
Dirinya juga telah menghimbau warga di bantaran sungai dan di pegunungan agar waspada terus hinggah cuaca dinyatakan membaik. (Yoss)








